Thursday, October 16, 2014

Tiga Juta Muslim Berebut Kereta di Bangladesh


Setiap tahun lebih dari tiga juta umat Muslim berkumpul di Tongi, di tepi Sungai Turag di pinggiran Dhaka, ibukota Bangladesh. Mereka menghadiri acara tahunan Biswa Ijtema atau Kongregasi Dunia Jamaah Islam Tahunan. Ini merupakan pertemuan terbesar kedua umat Islam di Bangladesh setelah haji.

Umat Muslim di Bangladesh dari seluruh negeri akan berduyun-duyun datang ke Tongi. Sebagian besar dari mereka menggunakan kereta api, sisanya dengan bus dan kapal klotok. Namun, bagaimana bisa jumlah kereta api menyeimbangi jutaan populasi manusia tersebut hanya dalam sehari saja? Tak heran jika Anda akan menyaksikan kereta dipenuhi oleh manusia, bahkan lebih parah dari kereta ekonomi Jakarta-Bogor sebelum dilakukan renovasi 2010 dulu. 





Demi menjaga keselamatan rakyatnya, pemerintah setempat menugaskan lebih dari 350 ribu polisi dan militer. Pemerintah juga menyiapkan layanan dasar, seperti listrik, telepon, konektor gas, dan toilet. Sebanyak 30 juta liter air dikonsumsi dalam sehari itu dan 4.000 toilet disiapkan.





Biswa Ijtema diselenggarakan oleh Jamaah Tabligh, sebuah kelompok non-politik Bangladesh yang bertujuan untuk reformasi rohani Islam. Tradisi Biswa Ijtema ini dimulai pertama kali oleh seorang sarjana India bernama Muhammad Ilyas al-Kandhlawi bersama sekelompok kecil Muslim yang berkumpul di masjid setempat. Empat dekade terakhir, tradisi majelis ta'lim akbar ini menarik perhatian hingga jutaan orang.








Sumber : Amusing Planet

1 comment:

  1. subhanallah, muslim di india benar-benar banyak sekali ya, thanks informasinya.

    ReplyDelete