Monday, October 20, 2014

Zalipie, Desa yang Penuh dengan Rumah Lukis


Zalipie adalah sebuah desa di Polandia Tenggara, sekitar 68 kilometer ditimur ibukota Krakow. Desa ini dikenal karena rumah-rumah penduduknya yang dilukis dengan cat warna-warni. 

Tradisi mendekorasi rumah dengan lukisan eksterior dan interior ini sudah dikenal sejak akhir abad ke-19 ketika tungku kuno penduduk digantikan dengan cerobong asap. Tungku di sini awalnya hanya memiliki sebuah lubang di langit-langit untuk membuang asap. Sayangnya, lubang kecil itu tidak memadai, sehingga menyebabkan dinding rumah menghitam penuh jelaga.








Nah, dalam rangka untuk menutupi dinding penuh jelaga itu, ibu-ibu rumah tangga mulai melukis dinding-dinding yang menghitam itu dengan kapur bewarna. Mereka menggambar bunga. Mereka kemudian mengembangkan gambar itu untuk mengecat jendela dan bagian luar rumah, sehingga menjadi satu kebiasaan pada akhirnya.

Awalnya, ornamen ini didominasi geometris dengan titik-titik, kurva, lingkaran, zig-zag, dan garis bergelombang. Sebagai perekat, mereka menggunakan susu, gula, dan putih telur. Kuas lukisnya menggunakan rambut kuda, kulit, atau rambut manusia.

Seperti kebanyakan desa-desa kecil lainnya, penampilan Zalipie yang menarik ini membuat banyak pihak menerbitkan artikel tentang desa ini di sebuah majalah etnografi lokal pada 1905.




Tradisi melukis rumah ini akhirnya digelar setiap tahun, tepatnya pekan pertama setelah Hari Raya Corpus Christi. Lukisan-lukisan rumah akhirnya diperlombakan sejak 1948 dan terjadi beberapa tahun hingga 1965. Selain Zalipie, sejumlah desa di sekitarnya juga memiliki budaya sama, seperti Kuzie, Niwka dan Kłyż. 


Pelukis rumah terbaik dari Zalipie dikenal bernama Felicja Curyłowa (1904-1974). Sejak kematiannya, rumah tiga kamar miliknya berubah menjadi museum.






Sumber : Amusing Planet

4 comments: